NASIONAL

Ada Konspirasi di Balik Covid-19 ! Pemerintah Bisa Apa ?

Penulis: Edo Pramadi
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang

AKHIR-akhir ini banyak yang menyuarakan adanya konspirasi tentang munculnya Covid -19 atau Virus Corona. Dan pembahasan mengenai elit global mulai ramai lagi.

Sebenarnya konspirasi elit global ini bukan barang baru yang muncul dan menjadi topik diskusi di Indonesia dimana bisa dikatakan ini adalah barang lama, mulai dari illuminati hingga ekonomi dunia dipercaya dan dikuasai oleh 1 % kelompok tertentu.

Sah-sah saja untuk membahas konspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, namun fenomena konspirasi ini masih sebatas antara percaya atau tidak.

Maksudnya ada yg percaya ada yang tidak namun hingga sekarang tidak ada bukti kongkrit mengenai itu semua yg membuat seluruh negara mengatakan hal yang sama tentang itu. Karena kalau seandainya ada bukti yg membuat beberapa negara memastikan konspirasi elit global itu betul adanya dan di bawa ke jalur hukum Internasional, misteri ini akan berakhir.

Persoalanya adalah saat ini belum ada yg mampu membuktikan dengan data yang bisa dipertanggung jawabkan, sehingga tidak heran bahwa isu teori konspirasi ini masih sebatas isu global, Lalu mengaitkan Covid 19 dengan terori konspirasi tidak ada yang salah, sah-sah saja jika orang atau kelompok yg mempercayai bahwa ini adalah virus buatan atau rekayasa genetik hasil dari konspirasi elit global.

LIHAT JUGA  Tanwir II Aisyiyah Hasilkan Enam Rekomendasi

Namun kita harus bisa bedakan mana yg penting dan yg mendesak ( skala prioritas ), Jika suatu hari terbukti bahwa elit global itu secara empiris memang ada dan beberapa negara bisa membuktikan dugaan itu , itu bukan Indonesia.

Untuk kondisi saat ini pemerintah Indonesia tidak ada waktu untuk mengurus hal-hal seperti itu secara mendalam karena fokus masalah negara berkembang masih memikirkan perut masyarakat dalam artian masih banyak PR yg harus dikerjakan mulai dari ekonomi dengan masih banyaknya pengangguran yg kelaparan, perbaikan kesehatan masyarakat umum dan pendidikan yang masih perlu dievaluasi secara biaya dan kurikulum.

Misalnya kenapa negara – negara maju sering membuat inovasi luar biasa secara IPTEK, karena mereka sudah tidak memikirkan lagi hal hal mendasar seperti pengangguran, kekurangan air bersih dan lain lain. Sehingga anggaran dana untuk melakukan penelitian dan pengembangan bisa maksimal.

Katakanlah terbukti corona ini hasil dari konspirasi dan merupakan rekayasa genetik lalu kita bisa apa ? sebagai masyarakat biasa, yang perlu kita pahami bahwa terlepas virus ini hasil rekayasa genetik atau tidak, virus akan ini tetap terus menginfeksi, orang yg sudah terpapar Covid-19 tidak bisa sembuh mendadak, setelah mengetahui bahwa ini hasil konspirasi.

LIHAT JUGA  Anis Matta : Perlu Pendekatan  Geopolitik dalam Menghadapi Dampak Covid-19.

Kalau terbukti ini konspirasi dan langsung ada vaksin yg efektif bisa menyembuhkan Covid ini tidak masalah namun perlu waktu yang panjang untuk itu semua dan tentu korban akan terus menumpuk.

Dengan mengingat membongkar teori konspirasi tidak sederhana. Intinya kita boleh mendiskusikan teori konspirasi ini tapi fokus kita bukan disitu itu hanya sebatas ruang diskusi itu mungkin penting tapi tidak mendesak bagi manusia Indonesia hari ini.

Upaya terbaik dan mendesak pemerintah pada kondisi ini adalah optimalisasi menjaga stok pangan agar stabil tanpa kelangkaan ataupun kenaikan harga, perlengkapan tenaga medis dan bantuan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan.

Sementara fokus kita sebagai masyarakat biasa adalah mengkritik dan mentaati peraturan pemerintah, membantu sesama jika mampu serta meningkatkan kesadaran diri untuk memutus mata rantai infeksi. Dan media berperan memberikan informasi edukasi pada masyarakat sehingga menimbulkan dampak ketenangan secara psikologis untuk mayarakat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close